arif Iqbal Seorang hamba yang memiliki rasa ingin tahu untuk mempelajari Makhluk Hidup, Teknologi, Otomotif, Makanan, dan Gaya Hidup.

Tips Dan Cara Budidaya Nila yang Mudah dan Efektif

1 min read

cara budidaya nila

Cara Budidaya Nila

Ikan Nila merupakan salah satu jenis ikan yang populer di masyarakat Indonesia. Tingginya permintaan konsumen terhadap ikan Nila membuat ikan tersebut menjadi banyak dijangkau dimanapun, mulai dari pasar hingga supermarket. Cara budidaya nila juga terkenal mudah. Bahkan, setiap daerah pasti memiliki tempat budidaya ikan nila. Jika Anda ingin mencoba untuk melakukan bisnis budidaya ikan Nila, berikut paduan lengkapnya

1. Memilih Tempat yang Cocok

Cara pertama sebelum melakukan budidaya adalah memiliki tempat yang cocok, yaitu kolam sebagai tempat pembiakan ikan Nila. Ada berbagai jenis kolam yang bisa anda pilih, mulai yang terbuat dari terpal, beton, semen, maupun dari tanah.

Namun yang lebih baik untuk digunakan adalah menggunakan kolam dari tanah, yaitu tanah lempung. Selain tidak memerlukan biaya mahal, menggunakan kolam dari tanah juga menguntungkan Anda.

Kolam ini dapat menumbuhkan berbagai jenis plankton yang menjadi mekanan ikan Nila. Pastikan pula kolam tersebut memiliki pengairan yang baik.

2. Memilih Benih Yang Baik

Ikan nila memiliki beberapa jenis, namun pada umumnya pembudidaya memilih untuk membudidayakan ikan nila merah. Ini karena banyaknya peminat ikan Nila merah dari pada ikan Nila jenis lainnya.

Dalam hal ini, Anda harus memilih benih yang baik dan berkualitas. Khususnya, Anda dapat memilih ikan nila jantan yang memiliki pertumbuhan 40 % lebih cepat dibanding ikan nila betina, sehingga dapat memberikan potensi keuntungan yang lebih besar.

3. Menebar Benih Dengan Benar

Tahapan dalam cara budidaya nila selanjutnya adalah melakukan penebaran benih. Sebelum Anda menebar benih ke dalam kolam, hendaknya lakukan adaptasi terlebih dahulu terhadap benih tersebut dengan cara menaruhnya dalam ember berisi air kolam selama beberapa jam.

Hal ini dapat mengurangi resiko kematian pada ikan. Selain itu, jangan menebar benih terlalu banyak. Untuk kolam dengan tinggi 70 sentimeter, anda tidak boleh menebar benih lebih dari 20 ekor, untuk mencegah kepadatan pada kolam.

4. Pemeliharaan Pada Ikan Nila

Pemeliharaan pada ikan nila ada 3 tahap, yaitu pengelolaan air, pemberian pakan serta penanganan terhadap penyakit. Pengelolaan terhadap air dilakukan dengan mengganti air kolam secara rutin.

Jika muncul bau yang tidak sedap pada kolam, maka langsung ganti air kolam tersebut dengan menyisakan sepertiga dari air kolam untuk mencegah ikan mengalami stress.

Pemberian pakan juga perlu dilakukan secara rutin menggunakan pellet berkualitas yang mengandung protein 20-30%. Waktu yang cocok untuk memberi pakan adalah pagi dan sore hari.

Pada pinggiran kolam pastikan tidak ditumbuhi banyak tumbuhan, karena bisa memicu datangnya ucrit, yaitu penyakit pada ikan. Jika ketika pemberian pakan ikan kurang gesit dan suka di pojokan, bisa jadi ikan tersebut terkena penyakit. Segera pisahkan ikan yang demikian dan cek secara berkala.

5. Siap Panen

Ikan Nila yang siap dipanen kira-kira memiliki usia sekitar 6 bulan, dan memiliki berat ideal 500 gram. Perkiraan masa panen umumnya dilihat dari berat yang dimiliki oleh ikan. Maka dari itu, pengukuran berat pada ikan secara berkala adalah hal penting. Setidaknya periksa berat ikan setiap dua minggu sekali.

Pemanenan sendiri bisa menggunakan jaring, ataupun dengan mengeringkan air kolam. Jika rata-rata berat ikan sudah memenuhi standar untuk pemanenan, panen dengan mengeringkan air kolam lebih dianjurkan.

Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan proses pemanenan, yang disusul dengan pembersihan untuk benih ikan yang baru. Namun, jika dirasa berat ikan bervariasi, Anda bisa menerapkan proses pemanenan bisa menggunakan jaring agar bisa lebih selektif.

Itulah tadi beberapa cara budidaya nila dari website kami yang bisa Anda jadikan referensi. Dalam berbisnis ikan nila, hal yang sangat perlu diperhatikan adalah ketekunan dalam memelihara, mengganti air dan merawat ikan dengan sepenuh hati dan telaten.

arif Iqbal Seorang hamba yang memiliki rasa ingin tahu untuk mempelajari Makhluk Hidup, Teknologi, Otomotif, Makanan, dan Gaya Hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!