arif Iqbal Seorang hamba yang memiliki rasa ingin tahu untuk mempelajari Makhluk Hidup, Teknologi, Otomotif, Makanan, dan Gaya Hidup.

Cara Membuat Kolam Ikan Lele Berdasarkan Jenisnya

1 min read

cara membuat kolam ikan lele

Cara Membuat Kolam Ikan Lele

Jika Anda ingin memulai bisnis budidaya ikan Lele, terdapat berbagai jenis kolam yang bisa Anda pilih. Mulai yang terbuat dari terpal, drum, semen, bahkan dari tanah. Berikut beberapa cara membuat kolam ikan lele.

Cara Membuat Kolam Dari Terpal

Salah satu kolam yang banyak digunakan oleh peternak ikan Lele adalah jenis kolam terpal. Selain lebih efisien dan mudah dibuat dimanapun, kolam terpal juga membuat air terjaga kebersihannya. Dalam hal ini, ada beberapa proses pembuatan kolam terpal.

Buatlah pondasi menggunakan kerangka yang terbuat dari kayu, bambu ataupun batako dengan ketinggian sekitar 1 meter. Kemudian, pasang terpal dan buatlah saluran keluar masuknya air. Isi 20% kolam dengan air yang telah didiamkan selama kurang lebih 1 minggu.

Cara Membuat Kolam Dari Drum

Jika memiliki lahan yang sempit, kolam yang terbuat dari drum bisa menjadi alternatif. Biaya pembuatannya pun tidak terlalu mahal. Namun, benih yang akan ditampung juga terbatas. Proses pembuatan kolam mini pun sangat mudah.

Pertama, siapkan beberapa drum yang telah dibersihkan dan diamkan selama kurang lebih lima hari. Isi 20% kolam dengan pupuk organik dan air yang telah didiamkan selama 1 minggu. Hal ini bertujuan untuk memfermentasi air agar tumbuh plankton untuk makanan ikan.

Cara Membuat Kolam Dari Tanah

Cara membuat kolam ikan Lele selanjutnya yaitu dari tanah. Biaya yang dikeluarkan pun relatif lebih sedikit dari pada kolam yang lainnya. Sebelum membuat kolam, hendaknya Anda perhatikan dulu tekstur tanah dan kondisi lingkungan di sana.

Jenis tanah yang baik untuk membuat kolam adalah tanah yang bertekstur lempung, atau tanah liat yang berpasir, karena air tidak mudah terserap. Galilah tanah dengan kedalaman dan tinggi sesuai dengan yang dikehendaki.

Luas idealnya adalah sekitar 3 meter kali 3 meter dengan tinggi sekitar 1 sampai 1,5 meter. Setelah penggalian, diamkan tanah tersebut selama kurang lebih 10 hari hingga benar-benar kering. Kemudian, beri pupuk organik.

Isi air sebanyak 40% dari ketinggian kolam dan diamkan selama kurang lebih 1 minggu. Ketika air sudah berwarna kehijauan, isi kolam hingga penuh.

Cara Membuat Kolam Dari Beton dan Batu Bata

Kolam yang terbuat dari batu-bata dan beton bisa bertahan lebih tahan lama, namun mengeluarkan biayanya lebih mahal dari kolam terpal, drum maupun tanah. Untuk caranya, susun batu-bata atau beton sebagai dinding penahan kolam, kemudian rekatkan dengan semen dan pasir.

Ulangi melapisi dengan beberapa kali lapisan untuk mencegah kebocoran pada kolam. Tunggu hingga benar-benar kering. Isi kolam dengan air hingga penuh.

Kemudian, kuras kembali untuk memastikan bahan kimia pada bahan tadi tidak membuat ikan Lele keracunan. Ulangi beberapa kali proses mengisi dan menguras air, agar hasilnya lebih maksimal.

Cara Membuat Kolam Dari Keramba Apung

Kolam keramba apung bisa juga disebut kolam tambak, karena biasa dipasang pada pantai, sungai bahkan di dalam kolam tanah. Kolam ini menggunakan jaring untuk mencegah ikan Lele melarikan diri.

Untuk prosesnya, siapkan kerangka kolam terlebih dahulu. Ini bisa terbuat dari kayu ataupun bambu. Kemudian, bentangkan jaring di antara kerangka hingga keseluruhan kolam. Pembuatan kolam keramba apung lebih simple dari kolam lainnya.

Kangaroo MyID | Cara Membuat Kolam Ikan Lele

Itulah beberapa cara membuat kolam ikan Lele yang bisa Anda gunakan referensi sebelum memulai bisnis ikan lele. Pembuatan kolam bisa disesuaikan tergantung dengan kondisi lingkungan dan tekstur tanah sekitar. Terlepas dari pembuatan kolam, pemeliharaan serta perawatan ikan juga penting.

arif Iqbal Seorang hamba yang memiliki rasa ingin tahu untuk mempelajari Makhluk Hidup, Teknologi, Otomotif, Makanan, dan Gaya Hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!